BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Selasa, 13 Mei 2014

Wawasan Nusantara ( Politik Luar Negeri Bebas Aktif )

Politik Luar Negeri Bebas Aktif

            Dalam era globalisasi ini sebuah negara tidak mungkin menutup diri dari negara lain. Dengan ketertutupan itulah kita menjadi terasing dengan dunia luar. Sebagai negara yang menjadi bagian dari masyarakat internasional, negara kita perlu menjalin hubungan kerja sama dengan negara lain.
       Pada dasarnya kerja sama dengan negara lain dibutuhkan tidak sekadar demi memenuhi kebutuhan antarnegara secara material yang tidak mungkin dapat dipenuhi sendiri, tetapi ada hal yang lebih penting, yaitu menciptakan perdamaian dunia secara bersama-sama.
            Kerjasama internasional banyak dilakukan oleh bangsa-bangsa di dunia karena bangsa-bangsa tersebut menginginkan tatanan dunia yang aman, tenteram dan damai. Secara rinci kerjasama tersebut dalam rangka mewujudkan hal-hal sebagai berikut :
  1. Menciptakan saling pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia.
  2. Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara.
  3. Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat negara yang bersangkutan.
Politik luar negeri bebas aktif berbeda dengan sikap netral. Netral cenderung berarti tidak melakukan tindakan apapun atau bersikap pasif terhadap kejadian-kejadian internasional, sedangkan bebas disini berarti bangsa Indonesia tiak dapat dikendalikan oleh kekuatan negara manapun yang ada di dunia, demi kepentingan politiknya. Bangsa Indonesia selalu mengambil peran dalam perdamaian dunia, seperti pengiriman pasukan Garuda ke Bosnia dan Herzegovina ketika dilanda konflik. Bangsa Indonesia selalu mengambil tindakan damai yang merupakan pilihan utama sebelum menggunakan senjata dalam mempertahankan kemerdekaan sebuah bangsa.
Pada hakikatnya politik luar negeri Indonesia dapat dijabarkan sebagai berikut :
  1. Menghormati kedaulatan negara dan tidak mencampuri urusan negara lain.
  2. Lepas dari ikatan ideologi militer dan bebas menentukan masalah sendiri.
  3. Menentang segala penjajahan dan aktif mewujudkan perdamaian dunia.
  4. Kerjasama internasional disagala bidang yang saling menguntungkan.
  5. Hidup berdampingan secara damai.
Dengan mengadopsi politik luar negeri bebas aktif, tentu Indonesia memiliki tujuan-tujuan yang ingin dicapainya. Tujuan politik luar negeri Indonesia adalah sebagai berikut :
  1. Menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif serta berorientasi pada kepentingan nasional, menitikberatkan pada solidaritas antar negara berkembang, mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa, menolak penjajahan koma dan meningkatkan kemandirian bangsa serta kerjasama internasional bagi kesejahteraan rakyat.
  2. Meningkatkan kualitas dan kinerja aparatur departemen luar negeri agar mampu melakukan diplomasi proaktif dalam segala bidang untuk membangun citra positif Indonesia di dunia internasional, memberikan perlindungan dan pembelaan terhadap warga negara serta kepentingan Indonesia dan memanfaatkan setiap peluang postif bagi kepentingan nasional.
  3. Meningkatkan kualitas diplomasi guna mempercepat pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional melalui kerjasama internasional dalam rangka stabilitas, kerjasama, dan pembangunan kawasan.
  4. Meningkatkan kesiapan Indonesia dalam segala bidang untuk menghadapi perdagangan bebas, terutama dalam menyongsong perberlakuan AFTA, APEC dan WTO.
  5. Dalam melakukan kerjasama dan perjanjian internasional yang menyangkut kepentingan dan hajat hidup rakyat banyak harus dengan persetujuan lembaga-lembaga perwakilan rakyat ( DPR ).
  6. Memperluas perjanjian ekstradisi dengan negara-negara sahabat serta memperlancar prosedur diplomatik dalam upaya melaksanakan ekstradisi dalam penyelesaian perkara pidana.
  7. Meningkatkan kerjasama dalam segala bidang dengan negara tetangga yang berbatasan langsung dan kerjasama kawasan ASEAN untuk memelihara stabilitas, pembangunan dan kesejahteraan.

Daftar Pustaka : Wiyono, Hadi,. Isworo.2013.Kewarganeraan.Jakarta: Ganeca Exact.



0 komentar: